Moziah Bridge, Perhatikan Pujian

Moziah Bridge, Perhatikan Pujian

Tentu kita senang bila mendapat pujian atas apa yang kita kerjakan. Apalagi bila pujian itu tulus dan bukan sekadar basa-basi. Pujian yang kita terima sebenarnya bisa menjadi isyarat untuk menjadi lebih produktif seperti yang terjadi pada Moziah Bridge.

Sejak usia empat tahun, Mo Selalu ingin berdandan rapi dengan mengenakan dasi kupu-kupu. Alasannya, hal itu membuatnya merasa penting. Karena tak bisa menemukan dasi kupu-kupu sesuai seleranya, ia kemudian mulai menjahit sendiri dasi kupu-kupunya. Awalnya dasi buatannya sangat buruk, namun Mo terus meningkatkan kemampuannya menjahit hingga akhirnya memiliki koleksi 30 dasi kupu-kupu.

“Mereka memuji saat saya mengenakan dasi kupu-kupu itu dan bahkan menginginkan dasi itu. Jadi saya pikir mengapa tak menjualnya saja.”

Dari pujian yang diterimanya, pada tahun 2011, Mo mendirikan Mo’s Bows. Lewat promosi di media sosial dan kabar dari mulut ke mulut, dasi produksi Mo terus berkembang. Pada tahun pertama keuntungannya sekitar USD10.000, kemudian meningkat mencapai 90.000 dolar pada tahun ketiga.

Kesuksekan Moziah telah membuatnya tercatat dalam Vogue, O Magazine, dan Shark Tank. Mo bahkan sudah menyisihkan uang untuk biaya kuliahnya kelak.

sumber: Buku 77 Mantra Meningkatkan Produktivitas Diri Ala Miliarder

 

Post Comment